Puskesmas berperan penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar yang menyeluruh dan berkesinambungan bagi masyarakat. Namun, pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan edukasi kesehatan, khususnya di daerah pedesaan puskesmas Kalosi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, masih dilakukan secara konvensional (penyuluhan langsung), yang dinilai kurang efektif dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, padahal penetrasi smartphone dan internet terus meningkat. Menanggapi disparitas ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem edukasi kesehatan terintegrasi berbasis Website dan Android. Sistem ini berfungsi sebagai platform digital yang menyediakan informasi akurat, fitur konsultasi daring, dan notifikasi kesehatan. Proses pengembangan sistem dilakukan dengan mengadopsi prinsip Agile. Pendekatan Agile dipilih karena sifatnya yang iteratif dan fleksibel, memungkinkan perbaikan serta adaptasi cepat terhadap kebutuhan pengguna. Hasilnya adalah sebuah solusi digital yang berhasil mengoptimalkan penyampaian informasi kesehatan, sehingga memperkuat fungsi Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan, serta meningkatkan partisipasi dan literasi kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2025