Kerajinan alat musik tradisional Minangkabau merupakan bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai estetis, filosofis, dan identitas kultural yang kuat. Namun, kajian mengenai penerapan dan penempatan motif ornamen pada kerajinan alat musik tradisional Minangkabau yang diproduksi oleh usaha kriya lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis produk, penerapan motif ornamen, serta penempatan motif pada kerajinan alat musik tradisional yang diproduksi oleh UMKM Kerajinan Sari Alfatih di Nagari Andaleh Baruh Bukik, Sumatra Barat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Kerajinan Sari Alfatih menghasilkan berbagai alat musik tradisional Minangkabau, seperti Gandang Tambua, Gandang Doll, Gandang Sarunai, Tansa Tabuah, meja Talempong, dan Saluang. Motif ornamen yang diterapkan meliputi Aka Sagagang, Aka Cino, flora, rumah gadang, serta motif ombak/kuku. Penempatan motif disesuaikan dengan bentuk, fungsi, dan karakter visual produk sehingga menghasilkan nilai estetis sekaligus merepresentasikan identitas budaya dan kearifan lokal masyarakat Minangkabau.Kata kunci: alat musik tradisional; Minangkabau; motif ornamen; seni kriya; UMKM---Ornamental Motifs on Minangkabau Traditional Musical Instrument Crafts: A Case Study of UMKM Kerajinan Sari Alfatih, Nagari Andaleh Baruh Bukik, West Sumatra. Minangkabau traditional musical instrument crafts are part of a cultural heritage that holds strong aesthetic, philosophical, and cultural identity values. However, studies on the application and placement of ornamental motifs on Minangkabau traditional musical instrument crafts produced by local craft enterprises remain limited. This study aims to analyze the types of products, the application of ornamental motifs, and the placement of motifs on traditional musical instrument crafts produced by UMKM Kerajinan Sari Alfatih in Nagari Andaleh Baruh Bukik, West Sumatra. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through observation, interviews, documentation, and literature review. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, using triangulation techniques. The results show that UMKM Kerajinan Sari Alfatih produces various Minangkabau traditional musical instruments, such as Gandang Tambua, Gandang Doll, Gandang Sarunai, Tansa Tabuah, Talempong tables, and Saluang. The ornamental motifs applied include Aka Sagagang, Aka Cino, floral motifs, rumah gadang motifs, and wave/claw motifs. The placement of these motifs is adapted to the shape, function, and visual character of each product, resulting in aesthetic value while representing the cultural identity and local wisdom of the Minangkabau community.Keywords: traditional musical instruments; Minangkabau; ornamental motifs; craft art; UMKM
Copyrights © 2026