Dakwah virtual melalui platform tiktok sebagai bentuk adaptasi terhadap digitalisasi informasi merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan metodologi yang digunakan, menentukan gap penelitian dan menjadi roadmap penelitian mendatang. Menggunakan metode systematic literatur review (SLR) pada sejumlah artikel, dengan pedoman analisis konten tujuh aspek pada 12 artikel inklusi, kemudian dianalisis dengan klasifikasi kategori yang telah ditentukan. Studi ini mengungkap bahwa penelitian dakwah ditiktok masih sangat minim dan terlalu sederhana. Desain penelitian kualitatif merupakan yang paling dominan dengan subjek terbanyak dari kalangan mahasiswa. Instrumen terbesar berupa kuesioner dan gaya analisis deskriptif kuantitatif paling umum digunakan, tanpa ada treathmen/perlakuan pada seluruh penelitian. Dari temuan ini, terdapat beberapan saran dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya meliputi peningkatan frekuensi penelitian adaptif dengan mixed methods, pengembangan tema pada aspek krusial.
Copyrights © 2026