Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering menghadapi kendala dalam pencatatan operasional dan keuangan akibat keterbatasan adopsi teknologi. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penyelesaian permasalahan persediaan di Toko Pelangi Jaya dan pelaporan keuangan di Kantin Anugerah, Surabaya. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan efisiensi operasional, literasi keuangan, dan kemandirian digital mitra. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui lima tahapan: observasi, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Intervensi dilakukan melalui perancangan aplikasi persediaan berbasis web untuk Toko Pelangi dan pendampingan penyusunan laporan laba rugi menggunakan Microsoft Excel untuk Kantin Anugerah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan sinergi antara akademisi dan pelaku usaha, di mana mitra memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan motivasi untuk mengelola usaha secara lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan menuju manajemen berbasis data.
Copyrights © 2026