Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu di dunia dan menempati urutan kedua setelah perdarahan pascapersalinan. Secara global, preeklampsia diperkirakan terjadi pada sekitar 2–5% dari seluruh kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif preeklampsia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain systematic literature review berdasarkan pedoman PRISMA. Artikel diperoleh menggunakan kata kunci yang relevan pada basis data PubMed dan Scopus. Dari total 2.826 artikel yang ditemukan, sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa diet, istirahat cukup, manajemen stres, menghindari paparan rokok, menghindari konsumsi alkohol, pembatasan konsumsi kafein, dan aktivitas fisik merupakan upaya preventif yang berpotensi menurunkan risiko preeklampsia. Diet, kualitas tidur, manajemen stres, serta aktivitas fisik menunjukkan manfaat yang konsisten dalam menurunkan faktor risiko preeklampsia. Secara keseluruhan, penerapan perilaku hidup sehat sejak masa prakonsepsi hingga kehamilan berpotensi mendukung upaya pencegahan preeklampsia.
Copyrights © 2026