Latar belakang: Komplikasi klinis yang sangat umum terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisis mengalami anemia. Penurunan kadar hemoglobin menyebabkan kelelahan, penurunan toleransi aktivitas, serta gangguan fisik dan psikologis yang berdampak pada penurunan Quality Of Life pasien. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh tingkat keparahan anemia Quality Of Life pasien yang mengalami ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisis. Metode: Menggunakan langkah observasi berbentuk analitik dengan model cross-sectional. Pada sampel penelitian berjumlah 39 responden diperoleh menggunakan rumus Slovin. Tingkat keparahan anemia diukur berdasarkan kadar hemoglobin dari rekam medis pasien, sedangkan Quality Of Life diukur menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Analisa yang dilakukan dalam mengolah data dengan univariat dan bivariat yang menggunakan Uji Chi-Square dengan signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil akhir diperoleh dengan uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai X2 = 61,286 dengan hasil p-value < 0,001. Kesimpulan: Tingkat keparahan anemia memengaruhi Quality Of Life pada penderita ginjal kronik yang menjalani hemodialisis.
Copyrights © 2026