Air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi, terutama selama enam bulan pertama kehidupan. Namun, banyak ibu pascapersalinan mengalami masalah dengan produksi ASI yang tidak mencukupi. Kacang hijau (Vigna radiata) mengandung protein, polifenol, flavonoid, zat besi, dan vitamin B1, yang diyakini dapat merangsang hormon prolaktin dan oksitosin, sehingga meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian jus kacang hijau terhadap produksi ASI pada ibu pascapersalinan melalui pendekatan pra-eksperimental dengan desain pretest-posttest satu kelompok. Sebanyak 12 ibu pascapersalinan hari ke-3, berdomisili di Desa Kepala Sungai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diberi 500 ml jus kacang hijau per hari selama 7 hari. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05), dengan peningkatan rata-rata produksi ASI dari 29,92 ml menjadi 51,5 ml. Peningkatan rata-rata sebesar 21,58 ml (±76,99%) secara statistik signifikan. Jus kacang hijau terbukti efektif sebagai galaktagog alami yang mudah diakses dan ekonomis untuk mendukung keberhasilan laktasi pada ibu pascapersalinan.
Copyrights © 2026