Stres akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami oleh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) akibat tuntutan pembelajaran, ujian, tugas sekolah, serta tekanan dalam menentukan masa depan akademik. Kondisi stres yang tidak dikelola dengan baik dapat memengaruhi konsentrasi belajar, kondisi emosional, dan kualitas kehidupan siswa. Salah satu pendekatan sederhana yang berpotensi membantu mengendalikan stres adalah penggunaan aromaterapi melalui lilin aromaterapi yang memberikan efek relaksasi melalui rangsangan aroma terhadap sistem penciuman dan sistem limbik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lilin aromaterapi beraroma kopi, kayu manis, dan cengkeh terhadap tingkat stres siswa SMA serta membandingkan efektivitas penggunaan secara bersama dalam ruang kelas dan secara personal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain pre-test and post-test. Subjek penelitian terdiri atas 23 siswa SMA yang terbagi menjadi kelompok penggunaan bersama sebanyak 15 siswa kelas 11 dan kelompok penggunaan personal sebanyak 8 siswa kelas 12. Instrumen penelitian berupa kuesioner tingkat stres dengan skala Likert 1–5 yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat stres pada kedua kelompok. Kelompok kelas 11 mengalami penurunan skor stres sebesar 38,6%, sedangkan kelompok kelas 12 mengalami penurunan sebesar 48,8%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan lilin aromaterapi secara personal memberikan efektivitas lebih tinggi dibandingkan penggunaan bersama dalam satu ruangan. Kesimpulannya, lilin aromaterapi beraroma kopi, kayu manis, dan cengkeh memiliki potensi sebagai alternatif sederhana dalam membantu mengendalikan tingkat stres siswa SMA serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman.
Copyrights © 2026