Operasi pengeboran minyak dan gas memiliki risiko terjadinya kick yang dapat berkembang menjadi blowout apabila tidak dikendalikan dengan sistem keselamatan yang memadai. Salah satu komponen penting dalam sistem pengendalian tekanan sumur adalah Blow Out Preventer (BOP), yang membutuhkan adapter flange dengan kemampuan mekanis tinggi untuk menahan tekanan ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi adapter flange 11” 10.000 Psi × 11” 15.000 Psi berdasarkan perhitungan minimum thickness dan critical area sesuai standar API Spec 6A guna memastikan keandalan operasional BOP. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan data spesifikasi material, dimensi flange, serta standar API 6A, kemudian dilakukan perhitungan minimum thickness dan critical area pada komponen adapter flange. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai minimum thickness material desain pada sisi 10.000 Psi sebesar 0,853 inch dan material aktual sebesar 0,67 inch, sedangkan pada sisi 15.000 Psi diperoleh nilai 1,34 inch dan 1,04 inch. Nilai tersebut masih lebih kecil dibandingkan ketebalan aktual pabrikan, yaitu 5,56 inch dan 7,38 inch, sehingga komponen dinyatakan aman. Analisis critical area menghasilkan nilai T1 sebesar 1,78 inch, dengan T2 sebesar 3,75 inch pada sisi 10.000 Psi dan 6,25 inch pada sisi 15.000 Psi. Berdasarkan hasil tersebut, desain adapter flange memenuhi persyaratan API Spec 6A dan memiliki kemampuan yang baik dalam menahan tekanan tinggi pada sistem BOP.
Copyrights © 2026