Penilaian saham merupakan aspek fundamental dalam pengambilan keputusan investasi di pasar modal. Artikel ini membahas konsep dasar penilaian saham dengan fokus pada perbedaan antara nilai buku, nilai pasar, dan nilai intrinsik, serta menguraikan hubungan antara laporan keuangan dan nilai saham. Analisis fundamental dihadirkan sebagai kerangka utama untuk mengestimasi nilai wajar saham. Penilaian saham digambarkan sebagai bagian penting dalam pengambilan keputusan investasi karena memberikan gambaran mengenai kewajaran harga suatu saham dibandingkan dengan nilai fundamentalnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar penilaian saham, meliputi nilai buku, nilai pasar, nilai intrinsik, nilai nominal, dan nilai wajar, serta menganalisis keterkaitan antara laporan keuangan dengan nilai saham melalui pendekatan analisis fundamental. Berdasarkan kajian literatur dari berbagai sumber, artikel ini menyimpulkan bahwa pemahaman yang komprehensif tentang nilai-nilai saham dan pendekatan penilaian menjadi kunci bagi investor untuk mengidentifikasi saham yang undervalued maupun overvalued, sehingga dapat mengambil keputusan investasi yang rasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai buku mencerminkan nilai historis aset perusahaan berdasarkan catatan akuntansi, nilai pasar mencerminkan persepsi investor terhadap saham pada suatu waktu tertentu, sedangkan nilai intrinsik mencerminkan nilai sesungguhnya suatu saham berdasarkan proyeksi arus kas dan laba di masa depan. Selisih antara nilai intrinsik dan nilai pasar digunakan investor untuk menentukan apakah suatu saham berada dalam kondisi undervalued atau overvalued. Laporan keuangan, khususnya laba per saham, arus kas, dan struktur modal, terbukti memiliki hubungan yang signifikan dengan pergerakan nilai saham di pasar modal.
Copyrights © 2026