Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya mewujudkan keluarga berkualitas melalui pengaturan kelahiran, jarak kehamilan, dan usia reproduksi yang ideal berdasarkan hak reproduksi. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai kontrasepsi pascapersalinan, khususnya Intra Uterine Device (IUD), masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya pemanfaatan metode kontrasepsi jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan ibu pascapersalinan mengenai KB IUD pascapersalinan melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Abiansemal I dengan sasaran 30 ibu hamil dan ibu pascapersalinan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif menggunakan media presentasi dan leaflet KB IUD pascapersalinan yang telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI), disertai pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta. Sebelum edukasi, 33,3% peserta memiliki pengetahuan kategori cukup dan 66,7% kategori kurang. Setelah edukasi, seluruh peserta (100%) mencapai kategori pengetahuan baik, tanpa lagi ditemukan kategori kurang. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 12–16 jawaban benar sebelum edukasi menjadi 23–25 jawaban benar setelah edukasi, dengan rata-rata peningkatan sekitar 7 poin. Edukasi kesehatan yang didukung media leaflet ber-HKI terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu mengenai KB IUD pascapersalinan serta berpotensi mendukung peningkatan pemanfaatan kontrasepsi jangka panjang pada masa pascapersalinan
Copyrights © 2026