Rendahnya literasi budaya di kalangan generasi muda menjadi salah satu tantangan dalam pelestarian lagu daerah sebagai warisan budaya takbenda. Kondisi tersebut juga ditemukan pada mahasiswa Universitas PGRI Silampari, yang umumnya lebih mengenal lagu populer dibandingkan lagu daerah Lubuklinggau. Selain itu, pembelajaran lagu daerah melalui kegiatan paduan suara belum dilaksanakan secara terstruktur sehingga diperlukan suatu program yang mampu mengintegrasikan pendidikan seni dengan pelestarian budaya lokal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya dan kompetensi musikal mahasiswa melalui workshop pembelajaran lagu daerah Lubuklinggau berbasis paduan suara. Metode yang digunakan adalah workshop partisipatif yang meliputi tahap persiapan, penyampaian materi mengenai nilai budaya lagu daerah, pelatihan teknik vokal paduan suara, latihan repertoar lagu daerah Lubuklinggau, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa workshop mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sejarah, makna, dan nilai budaya lagu daerah Lubuklinggau, sekaligus meningkatkan keterampilan vokal yang meliputi intonasi, artikulasi, keseimbangan suara, interpretasi musikal, dan kerja sama dalam paduan suara. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional. Dengan demikian, workshop pembelajaran lagu daerah berbasis paduan suara merupakan salah satu strategi yang efektif dalam memperkuat literasi budaya sekaligus mendukung pelestarian lagu daerah Lubuklinggau di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026