Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan latihan imagery dan penggunaan alat bantu shootlock terhadap peningkatan akurasi tendangan pada pemain sepak bola. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya akurasi tendangan yang menyebabkan banyak peluang emas terbuang, serta kejenuhan pemain terhadap metode latihan yang monoton. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest dan posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 pemain yang seluruhnya diberikan perlakuan imagery training. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni (true experimental) dengan desain pre-test dan post-test menggunakan pendekatan matched subject design. es yang digunakan adalah tes menembak bola ke sasaran (shooting). Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif dan uji hipotesis non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor rata-rata akurasi tendangan, yaitu dari pada pre-test dan postes meningkat menjadi Rata-rata skor pretest adalah 33.64 dengan standar deviasi 17.333, sedangkan rata-rata skor posttest meningkat menjadi 66.82 dengan standar deviasi 16.442. Hasil uji hipotesis mengonfirmasi signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti hipotesis nol ditolak. Kesimpulannya, metode latihan imagery dan shootlock memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan teknik shooting pemain, sehingga metode ini efektif diterapkan dalam program latihan. Temuan penelitian ini diharapkan pada pelatih atau pembina guru olahraga klub sepak dalam meningkatkan akurasi tendangan pemain, latihan menendang menggunakan imagery merupakan latihan yang lebih efektif digunakan.
Copyrights © 2026