Penurunan performa tim sepak takraw Jawa Tengah pada POPNAS 2025 menjadi indikator perlunya pemahaman lebih mendalam mengenai faktor psikologis yang berkaitan dengan pencapaian prestasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat kecemasan kompetitif terhadap prestasi atlet sepak takraw Jawa Tengah selama ajang POPNAS 2025. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif ex post facto, melibatkan 17 atlet melalui teknik total sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Sport Competition Anxiety Test (SCAT), sementara data prestasi diperoleh berdasarkan perolehan medali resmi POPNAS. Hasil menunjukkan bahwa 88,24% atlet memiliki kecemasan kategori tinggi, dengan rata-rata prestasi tetap tinggi (M = 4,00). Analisis regresi linear sederhana menghasilkan nilai R = 0,323; R² = 0,105; dan p = 0,206 (p > 0,05), yang menandakan bahwa kecemasan tidak berpengaruh signifikan terhadap capaian prestasi. Temuan ini memberikan pemahaman bahwa kecemasan kompetitif pada atlet berpengalaman dapat berfungsi sebagai pemicu kesiapan dan kewaspadaan tubuh (facilitating anxiety), sehingga performa tetap stabil. Temuan tersebut membuka peluang bagi kajian yang lebih luas mengenai kontribusi faktor teknis, fisik, taktis, dan atribut mental lainnya dalam menjaga konsistensi prestasi pada kompetisi tingkat nasional.
Copyrights © 2026