Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi atlet Club Non-Community Run Kabupaten Rembang setelah melakukan latihan fartlek dalam hal meningkatkan kecepatan lari 1500 meter. Model penelitian berupa quasi eksperimen berbentuk one group pretest-posttest design dengan pendekatan kuantitatif. Terdapat 9 atlet yang menjadi sampel penelitian yang dipilih melalui purposive sampling. Data diambil sesudah dan sebelum melakukan latihan fartlek setiap minggu sebanyak dua sampai tiga kali dalam durasi waktu 4 minggu dengan jarak tes lari 1.500 meter. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan melibatkan Paired Samples T-Test, normalitas bermetodekan Shapiro-Walk, dan uji deskriptif. Berdasarkan analisis dan uji data diperoleh waktu tempuh lari reratanya menurun setelah latihan keangka 345 detik yang semula 354 detik. Kemudian nilai signifikansi dari hasil uji statistik tidak melebihi p (0,05) yakni senilai 0,003. Hal ini merepresentasikan adanya ketidaksamaan sesudah dan sebelum latihan secara signifikan. Dengan demikian, dijumpai adanya kecepatan lari atlet Club Non-Community Run Kabupaten Rembang jarak 1.500 meter meningkat secara signifikan. Adapun saran bagi penelitian berikutnya yaitu menambah kelompok kontrol dan subjek sampel agar data yang dihasilkan lebih komprehensif.
Copyrights © 2026