Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok
Vol. 3 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 3rd, Jakarta 202

DAMPAK PERANG DAGANG AMERIKA-TIONGKOK: PELUANG EKSPOR INDONESIA DALAM MENGISI PRODUK AMERIKA DAN TIONGKOK YANG MENGALAMI PENURUNAN NERACA DAGANG

Bayu Prabowo Sutijatmo (Politeknik APP Jakarta, Jalan Timbul No. 34 Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, 12630)
Avia Enggar Tyasti (Politeknik APP Jakarta, Jalan Timbul No. 34 Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, 12630)



Article Info

Publish Date
04 Jan 2023

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penulisan adalah untuk menganalisis produk ekspor Amerika dan Tiongkok yang mengalami penurunan akibat perang dagang serta menganalisis produk ekspor Indonesia yang dapat mengisi pasar Amerika dan Tiongkok akibat perang dagang tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif yang kemudian diinterpretasikan dalam analisis deskriptif yang menggambarkan posisi Indonesia lebih kuat pada produk yang pertumbuhan ekspornya positif dan Amerika-Tiongkok yang pertumbuhan ekspornya negative. Penelitian ini juga menganalisis dan merumuskan strategi ekspor Indonesia di masa mendatang untuk meningkatkan neraca dagang dengan negara Amerika dan Tiongkok. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Indonesia memiliki peluang positif atas perang dagang yang terjadi antara Amerika dan Tiongkok. Produk yang berpeluang untuk meningkatkan ekspornya ke AS dilihat dari pertumbuhan ekspor Indonesia ke AS adalah produk hewani, garam, belerang, kapur, serat tekstil dan benang kertas. Sedangkan produk yang memiliki peluang ekspor ke Tiongkok dilihat berdasarkan nilai pertumbuhan eksporya adalah  payung, wol, bulu hewan, lonceng, arloji dan bagiannya serta aluminium. Strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ekspor tersebut adalah dengan meningkatkan ekspor produk 5-7 ke AS, mengamankan akses pasar (utilisasi GSP), mendorong pembentukan perundingan perdagangan, dan optimalisasi instrument trade remedy.  Keywords: Perang Dagang, Ekspor, Amerika-Tiongkok  ABSTRACT  The purpose of this research is to analyze the export products of America and China which have decreased due to the trade war and to analyze Indonesian export products that can fill the American and Chinese markets. The method used in this study is a quantitative and qualitative descriptive method which is interpreted in a descriptive analysis that describes Indonesia's stronger position on products with positive export growth and America-China exports with negative growth. This study also analyzes and formulates Indonesia's export strategy for the future to improve the trade balance between America and China. The results of this study indicate that Indonesia has a positive opportunity for the trade war that occurred between America and China. Products that have the opportunity to increase their exports to the US as seen from the growth of Indonesia's exports to the US are animal products, salt, sulfur, lime, textile fibers, and paper yarn. Meanwhile, products that have export opportunities to China based on the value of their export growth are umbrellas, wool, animal hair, bells, watches, parts, and aluminum. Strategies that can be done to increase exports are by increasing exports of 5-7 products to the US, securing market access (utilization of GSP), encouraging the establishment of trade negotiations, and optimizing trade remedy instruments.   Keywords:Trade War, Export, America-Tiongkok

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

SNMIP

Publisher

Subject

Description

Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok (SNMIP) yang diselenggarakan tahunan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian ...