Studi ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami prosedur ekspor beserta hambatan penanganan dalam proses pengiriman barang ekspor melalui jalur udara yang dilakukan PT Y di Tangerang. Studi dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi yang dilakukan selama tiga bulan di PT Y yang merupakan perusahaan international freight forwarding di Tangerang. Wawancara juga dilakukan kepada karyawan yang menangani proses ekspor jalur udara di PT Y untuk menginvestigasi lebih jauh terkait kendala dalam penanganan ekspor jalur udara. Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat beberapa hambatan dalam penanganan ekspor jalur udara di PT Y, yaitu dokumen ekspor yang tidak dikirim dengan lengkap oleh shipper sehingga kargo tertukar, adanya dangerous goods yang tidak diinformasikan, serta kargo yang melebihi batas ukuran maksimal sehingga tidak dapat dimuat ke dalam peti kemas kargo udara. Hambatan-hambatan tersebut telah diatasi dengan cara memperbaiki prosedur kerja dan komunikasi perusahaan dengan pelanggan terkait dokumen ekspor, melakukan konfirmasi ulang kepada shipper mengenai kargo ekspor dan meminta shipper untuk melakukan pengemasan ulang terhadap kargo yang melebihi batas peti kemas kargo udara. Studi ini memberi saran kepada PT Y untuk dapat meminta draft dokumen yang dibutuhkan pada awal pengiriman dokumen oleh shipper, menegur shipper atau mengenakan denda apabila shipper melakukan kelalaian yang dapat merugikan perusahaan, dan memberikan panduan dimensi dari perusahaan supaya kargo tidak melebihi batas.Kata kunci: ekspor, jalur udara, prosedur, freight forwarding
Copyrights © 2023