Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi prosedur pengiriman barang ekspor menggunakan Full Container Load (FCL) pada perusahaan freight forwarding di Jakarta yang diberi inisial PT S. Studi ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara melakukan observasi langsung di perusahaan selama empat bulan. Hasil studi menunjukkan bahwa prosedur pengiriman barang ekspor menggunakan FCL pada ABC dimulai dengan menerima shipping instructions dari shipper, memeriksa jadwal pelayaran, menerima commercial invoice dan packing list, melakukan pemesanan space kapal, menerima BC dari shipping line, membuat draft PEB, melakukan submit final SI, membuat draft HBL, submit outward manifest, mengkonfirmasi MBL dan membayar invoice shipping line, mengirim HBL dan invoice ke shipper, mengirim pre-alert ke agent, dan terakhir melakukan filing dokumen. Dalam pelaksanaanya terdapat beberapa hambatan seperti jadwal kapal penuh dan lamanya penerbitan booking confirmation, terlambat dalam pengajuan outward manifest, dan ketidaktersediaan empty container dari shipping line. Disarankan kepada PT S untuk memberikan opsi jadwal kapal ke shipper, melakukan follow up atau reminder kepada shipping line, melakukan submit outward manifest setelah submit final shipping instructions, dan meminta bantuan kepada shipping line untuk mencari empty container di depo lain.
Copyrights © 2023