Program pelaksanaan Eliminasi Penularan meemiliki target pada tahun 2020-2021 >70% ibu hamil melakukan screning. Triple eliminasi adalah program yang bertujuan mencapai dan mempertahankan eliminasi ibu ke bayi dari HIV/AIDS, Hepatitis B, dan Sifilis. Dampak wanita hamil tidak melakukan scrrening triple eliminasi adalah meningkatnya angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi, dimana risiko penularan dari ibu ke anak pada penyakit HIV/AIDS 20%-45%, untuk sifilis adalah 69-80%, dan untuk Hepatitis B adalah lebih dari 90%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemeriksaan Screening Triple Eliminasi (HIV/AIDS Sifilis dan Hepatitis B) pada ibu hamil di Wilyah Kerja UPT Puskesmas Kasui Kabupaten Way Kanan tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini mengunakan metode survey analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini telah dilakukan di Puskesmas Kasui pada bulan Maret-April tahun 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah 88 ibu berdasarkan catatan regristrasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Analisa data yang digunakan menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukan didapatkan faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan Screening Triple Eliminasi adalah faktor umur p-value 0,032, pendidikan dengan p-value 0,010 dan pekerjaan dengan p-value 0,019 (<0,05). Diharapkan dengan adanya penelitian ini Puskesmas dapat memberikan motivasi kepada ibu hamil untuk melakukan screening triple eliminasi (HIV/AIDS Sifilis Dan Hepatitis B) dengan melakukan sosialisasi terkait screening triple eliminasi.
Copyrights © 2025