Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stuktur modal, biaya operasional, dan likuiditas terhadap kinerja keuangan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2023. Stuktur modal diukur dengan Debt to Equity (DER), biaya operasional yang diukur dengan Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO), likuiditas diukur dengan Current Ratio (CR) , dan kinerja keuangan diukur dengan Return on Asset (ROA). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis data sekunder. Data tersebut berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia yaitu www.idx.co.id. Penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu dan mendapatkan 12 perusahaan dengan 4 tahun pengamatan menjadi 48 sampel. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Secara parsial stuktur modal (DER) tidak berpengarub terhadap kinerja keuangan (ROA), (2) secara parsial biaya operasional (BOPO) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan (ROA), (3) secara parsial likuiditas berpengarih positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA). Kata kunci: stuktur modal, biaya operasional, likuiditas, dan kinerja keuangan.
Copyrights © 2026