Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan emisi karbon terhadap penurunan emisi karbon aktual, serta menganalisis peran ukuran dewan direksi dalam memoderasi hubungan tersebut, ditambah dengan profitabilitas dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan data panel pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2025. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi moderasi melalui pendekatan mean-centering guna mengurangi masalah multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan emisi karbon tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan emisi karbon aktual, bahkan menunjukkan arah hubungan yang negatif. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa praktik pengungkapan emisi karbon pada sektor energi masih cenderung bersifat simbolik dan berpotensi mengarah pada fenomena greenwashing. Namun, ukuran dewan direksi terbukti memperkuat pengaruh pengungkapan emisi karbon terhadap penurunan emisi karbon aktual secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa kapasitas tata kelola perusahaan menjadi faktor penentu efektivitas pengungkapan emisi karbon dalam mendorong kinerja lingkungan yang nyata.
Copyrights © 2026