Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering dialami remaja putri, terutama akibat kekurangan zat besi. Kondisi ini berhubungan dengan peningkatan kebutuhan zat besi selama masa pubertas untuk menunjang pertumbuhan sekaligus mengganti darah yang hilang saat menstruasi. Kekurangan zat besi dapat menurunkan konsentrasi belajar, kebugaran fisik, serta berdampak pada kesehatan reproduksi di masa mendatang. Bayam merah merupakan sumber pangan lokal dengan kandungan zat besi, vitamin A, vitamin C, kalsium, asam folat, dan serat semuanya berperan dalam pembentukan hemoglobin dan metabolisme tubuh. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas olahan mie bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia di SMAN 26 Kora Batam. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi ekperimen dengan rancangan two-group pretest-posttest control group. Sampel sebanyak 32 remaja putri dipilih melalui Teknik cluster random sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi serta kontrol. Instrument penelitian berupa lembar observasi, data di analisis dengan uji paired sample t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kadar hemoglobin setelah pemberian olahan mie bayam merah dengan p-value 0,000 (0,05). Kesimpulan: Â Bayam merah efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam pencegahan anemia pada remaja.
Copyrights © 2026