Mereka yang berkebutuhan khusus dapat dibilang adalah mereka yang memiliki berbagai keterbatasan ataupun perkembangannya berada di luar perkembangan pada umumnya. Mereka hanya tampil dalam lingkup yang kecil dan internal. Jarang sekali acara ataupun konser yang dapat memberikan mereka kesempatan untuk boleh memaksimalkan potensi dan kemudian menampilkannya secara menyeluruh. Selain itu, sedikit pula konser musik yang ramah terhadap mereka yang berkebutuhan khusus.Konser mengejar mimpiku adalah sebuah konser yang dibintangi oleh anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka akan menampilkan lagu-lagu yang diiringi oleh orkestra. Para penampil di konser ini adalah mereka yang lolos audisi ataupun secara khusus diundang oleh Ikatan Terapi Musik Indonesia (ITMI). Melalui pandangan tersebut, maka penelitian ini ingin mengetahui penerapan komunikasi pemasaran melalui daya tarik talent berkebutuhan khusus, yang digunakan komunitas Ikatan Terapi Musik Indonesia dalam menyelenggarakan konser bagi anak disabilitas tersebut.Adapun metode penelitian yang digunakan adalah dengan studi kasus. Dengan fokus pada kasus mengenai penerapan strategi komunikasi pemasaran yang digunakan komunitas Ikatan Terapi Musik Indonesia dalam menyelenggarakan konser bagi anak berkebutuhan khusus. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi model strategi komunikasi pemasaran event musik bagi anak berkebutuhan khusus.Kata Kunci: Event, Musik, Difabel, Komunikasi Pemasaran
Copyrights © 2026