WASANA NYATA
Vol 10, No 1 (2026)

Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Sebagai Media Hidroponik Di Taman “Aku Hatinya Pkk” Kelurahan Kadipiro, Banjasari, Surakarta

Yofhi Septian Panglipurningrum (Universitas Dharma AUB Surakarta)
Lukman Ahmad Imron Pahlawi (Universitas Dharma AUB Surakarta)
BRM Suryo Triono (Universitas Dharma AUB Surakarta)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2026

Abstract

Permasalahan sampah plastik hingga saat ini masih menjadi isu lingkungan yang mendapatkan perhatian serius di berbagai daerah di Indonesia. Plastik merupakan bahan yang sulit terurai secara alami sehingga keberadaannya dapat mencemari tanah, air, dan lingkungan sekitar apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu jenis sampah plastik yang paling banyak dihasilkan oleh masyarakat adalah botol plastik bekas kemasan minuman. Tingginya konsumsi produk dalam kemasan plastik menyebabkan jumlah limbah botol plastik terus meningkat dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya pengelolaan limbah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan sampah, tetapi juga mampu memberikan nilai guna dan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pemanfaatan limbah botol plastik sebagai media hidroponik di Taman Aku Hatinya PKK Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta merupakan salah satu bentuk inovasi pengelolaan lingkungan yang mengintegrasikan aspek pengurangan sampah plastik, penghijauan lingkungan, serta penguatan ketahanan pangan keluarga. Melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan, masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah limbah botol plastik menjadi media tanam hidroponik yang produktif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Partisipasi aktif anggota PKK RW XV dalam seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan adanya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis pemanfaatan kembali (reuse) serta optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui Program Aku Hatinya PKK. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya kawasan permukiman yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

wasana_nyata

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences Veterinary Other

Description

Dari pemahaman teori diaplikasikan hal kecil akan kesadaran kebersihan di lingkungan rumah akan berdampak pada lingkungan global. Manusia dapat merubah dunia dari diri sendiri dengan pemahaman ilmu, disipilin dan empati. Sampah di pilah dengan menyediakan 3 tempat sampah sesuai dengan jenis ...