Penelitian ini menganalisis hubungan antarwaktu antara jumlah uang beredar, suku bunga deposito, dan laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Menggunakan regresi deret waktu dengan variabel lag, studi ini mengkaji pengaruh kondisi moneter masa lalu dan saat ini terhadap kinerja ekonomi nasional. Hasil utama menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi, sehingga ekspansi moneter sebelumnya berpotensi menekan aktivitas ekonomi pada periode berikutnya. Sementara itu, suku bunga deposito memiliki pengaruh yang relatif terbatas. Temuan ini menegaskan kompleksitas mekanisme transmisi moneter dan menekankan pentingnya mempertimbangkan efek keterlambatan waktu dalam perumusan kebijakan moneter yang berkelanjutan guna menjaga stabilitas ekonomi.
Copyrights © 2026