Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap kemampuan menyimak cerita inspiratif siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Bawolato. Permasalahan penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan menyimak siswa yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata yang masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) melalui desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas VIII-C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-D sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan menyimak cerita inspiratif berbentuk uraian. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai t-hitung sebesar -15,911 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menyimak cerita inspiratif siswa. Selain itu, hasil analisis N-Gain sebesar 0,6166 atau 61,66% menunjukkan kategori cukup efektif. Penggunaan video pembelajaran mampu meningkatkan perhatian, motivasi, dan pemahaman siswa melalui integrasi unsur audio dan visual dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, video pembelajaran dapat dijadikan alternatif media yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2026