Penentuan lokasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan tahapan krusial untuk menyelaraskan kompetensi akademis dengan kebutuhan industri. Namun, proses pemilihan tempat PKL di SMK Yaspenda Pulau Rakyat masih bersifat konvensional dan subjektif, sehingga berisiko pada ketidaktepatan penempatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) guna mengoptimalkan rekomendasi tempat PKL. Kriteria yang digunakan dalam penilaian meliputi presensi, keaktifan, serta minat dan bakat siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode MOORA mampu melakukan pemeringkatan alternatif secara presisi, di mana SRH Training Center memperoleh nilai preferensi tertinggi (0,5596) sebagai lokasi paling direkomendasikan. Integrasi metode MOORA ke dalam sistem memberikan solusi yang terstruktur, objektif, dan efisien bagi pihak sekolah dalam pengambilan keputusan strategis penempatan siswa PKL.
Copyrights © 2026