Studi ini menginvestigasi motif perilaku bullying di kalangan siswa SMA Negeri 7 Makassar dan pola komunikasi guru dalam mencegahnya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor seperti tekanan emosional, pengaruh teman sebaya, dan kurangnya kasih sayang keluarga mempengaruhi perilaku bullying. Guru mengimplementasikan komunikasi edukatif dan partisipatif untuk menanggulangi masalah ini. Temuan ini menyoroti peran penting komunikasi guru dalam membentuk sikap anti-bullying di sekolah.
Copyrights © 2026