Sektor pariwisata terbukti mampu meningkatkan penerimaan devisa, pendapatan daerah, serta penyerapan investasi dan tenaga kerja di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Keberhasilan hotel nonbintang dalam mempertahankan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel yang tinggi dapat memberikan dampak positif terhadap pendapatan hotel, ekonomi lokal dan industri pariwisata secara keseluruhan. Namun, ketidakpastian TPK hotel nonbintang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat mempengaruhi kebijakan instansi pemerintah atau swasta maupun pengusaha hotel dan akomodasi serta investor dalam industri perhotelan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memprediksi TPK hotel nonbintang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggunakan algoritma backpropagation. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa arsitektur jaringan backpropagation terbaik untuk memprediksi TPK hotel nonbintang adalah arsitektur jaringan 60-41-1 dengan MAPE pada fase pelatihan sebesar 12,89 persen dan MAPE pada fase pengujian sebesar 9,96 persen. Berdasarkan hasil prediksi, TPK hotel nonbintang tertinggi terjadi pada bulan Februari 2025 dan terendah pada bulan Maret 2028 serta dapat disimpulkan bahwa TPK hotel nonbintang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami pola fluktuasi yang cenderung turun secara bertahap
Copyrights © 2026