Latar Belakang: Kondisi tubuh seseorang sebagai hasil dari makanan yang mereka konsumsi dan bagaimana tubuh mereka menggunakan nutrisi dikenal sebagai status gizi. menurut indeks IMT/U, Indonesia memiliki prevalensi status gizi mulai dari sangat kurus hingga obesitas pada remaja usia 12-18 tahun, yakni sangat kurus (1,2%), kurus (3,5%), normal (75,6%), gemuk (15,1%), dan obesitas (4,3%) pada remaja. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisa frekuensi pemesanan makanan junk food online, screen time, dan gaya hidup dengan status gizi pada siswa SMAN 90 Jakarta tahun 2023. Metode: Populasi penelitian ini adalah siswa-siswa usia 16-18 tahun di SMAN 90 Jakarta Selatan dengan jumlah responden 140 siswa. Desain studi cross-sectional dengan purposive sampling digunakan pada studi ini. Data yang dibutuhkan yakni data primer yaitu karakteristik responden, kuesioner terkait frekuensi pemesanan makanan online, gaya hidup dan pengukuran antropometri, dan data sekunder terdiri dari daftar kelas dan jumlah siswa SMAN 90 Jakarta dengan analisa data menerapkan chi-square. Hasil: Adanya hubungan yang signifikan pada variabel frekuensi pemesanan makanan online (p=0,001), screen time (p=0,001), dan gaya hidup (p=0,027) dengan status gizi. Simpulan: Saran dalam penelitian adalah siswa dapat memperhatikan pola makan dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, mengurangi intensitas screen time, dan melakukan aktivitas fisik di waktu luang.
Copyrights © 2025