Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan tertinggi di dunia yang sering menurunkan motivasi pasien untuk bertahan hidup. Rendahnya motivasi berdampak pada rendahnya kepatuhan pasien dalam menjalankan rehabilitasi dan meningkatkan risiko stroke berulang. Konseling gizi dapat menjadi strategi intervensi untuk meningkatkan motivasi dan kepatuhan pasien terhadap diet sesuai kondisinya. Laporan kasus ini membahas pasien laki-laki berusia 64 tahun dengan riwayat stroke dengan hemiparese sinistra, disfagia, dan hipertensi tidak terkontrol akibat ketidakpatuhan pasien terhadap terapi diet maupun medis. Meskipun memiliki pengetahuan yang baik, pasien memiliki sikap yang tidak mendukung terhadap praktik kesehatan dan gizi. Intervensi konseling gizi dengan strategi motivasi dan dukungan sosial dilakukan selama tujuh hari. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan sikap pasien terhadap praktik kesehatan dan gizi sebesar 10,7% yang tercermin pada perbaikan pola makan dan penurunan tekanan darah. Temuan ini mengindikasikan bahwa konseling gizi berperan dalam perbaikan pola makan dan tekanan darah pada pasien pasca stroke.
Copyrights © 2025