Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya metode pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman kognitif siswa pada materi pemrograman C++. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Problem Based Learning (PBL) karena mendorong siswa berpikir kritis, aktif, dan mampu memecahkan masalah secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan metode PBL terhadap pemahaman pemrograman C++ siswa kelas X pada mata pelajaran Informatika di SMA Negeri 3 Semarang. Penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan desain nonequivalent control group design pada kelas X-1 sebagai kelas eksperimen dan X-2 sebagai kelas kontrol. Data diperoleh melalui pretest-posttest dan angket respon siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Mann-Whitney dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 86,42 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 80,09 dengan nilai signifikansi 0,004 0,05, sehingga terdapat pengaruh signifikan penerapan metode PBL terhadap pemahaman pemrograman C++ siswa. Selain itu, respon siswa terhadap penerapan metode PBL memperoleh persentasi 72,17% dengan kategori layak.
Copyrights © 2026