Pendahuluan: Asam urat merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan berdampak pada kualitas hidup penderita. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan asam urat, termasuk pemanfaatan tanaman obat tradisional, menjadi salah satu faktor risiko kekambuhan.Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat pengetahuan dan kualitas hidup pasien asam urat melalui program edukasi komprehensif mengenai tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus). Metode:Kegiatan dilaksanakan di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, menggunakan metode edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi penggunaan herbal, serta evaluasi pretest dan posttest. Subjek kegiatan berjumlah 20 peserta penderita asam urat. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 60,00 pada pretest menjadi 91,50 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p 0,05), yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian edukasi. Kesimpulan: Program edukasi komprehensif tentang tanaman kumis kucing efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan berpotensi memperbaiki kualitas hidup pasien asam urat di Desa Jatimulyo.Kata Kunci : Asam urat, Kumis kucing, Edukasi kesehatan, Tanaman obat,Pengabdian masyarakat
Copyrights © 2026