Penyalahgunaan obat keras pada remaja merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak pada kondisi psikologis, sosial, serta prestasi akademik. Remaja berada pada fase perkembangan yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan tekanan teman sebaya sehingga diperlukan edukasi sebagai langkah pencegahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya penyalahgunaan obat keras di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SMA Gajah Mada Bandar Lampung dengan melibatkan 30 siswa kelas X. Metode yang digunakan adalah partisipatori melalui penyuluhan interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan siswa. Materi meliputi pengenalan obat keras, risiko penyalahgunaan, serta dampaknya terhadap kesehatan mental dan sosial. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata pengetahuan dari 91,00 menjadi 96,00 (p 0,05). Edukasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan aman.Kata kunci: remaja, obat keras, promosi kesehatan, penyuluhan.
Copyrights © 2026