Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis konflik batin tokoh dalam drama tarling “Palah Pilih Tebu” menggunakan teori psikologi humanistik Abraham Maslow. Penelitian kualitatif deskriptif ini menerapkan pendekatan psikologi sastra dengan fokus pada aspek psikologis internal teks. Sumber data primer adalah naskah drama tarling “Palah Pilih Tebu”, sedangkan data sekunder berupa literatur relevan. Data dikumpulkan melalui teknik simak-catat (penyimakan, identifikasi, reduksi, dan kodifikasi), lalu dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin tokoh dipicu oleh ketidaksesuaian antara keinginan personal dengan realitas kehidupan. Konflik tersebut termanifestasi dalam lima tingkatan hierarki kebutuhan Maslow: kebutuhan fisiologis akibat keterbatasan ekonomi; kebutuhan rasa aman berupa kecemasan masa depan dan tekanan sosial; kebutuhan kasih sayang akibat penolakan keluarga; kebutuhan penghargaan berupa krisis harga diri; dan aktualisasi diri berupa frustrasi eksistensial akibat hambatan lingkungan dalam mewujudkan impian tokoh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa drama tarling “Palah Pilih Tebu” tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tradisional khas Cirebon-Indramayu, tetapi juga merepresentasikan perjuangan psikologis manusia kelas bawah dalam menemukan makna hidup.
Copyrights © 2026