Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi mahasiswa Teknik Informatika masih menghadapi kendala dalam mengaitkan materi kebahasaan dengan kebutuhan akademik dan bidang keilmuan mahasiswa. Kondisi ini berdampak pada rendahnya keterlibatan belajar, keterampilan menulis akademik, serta kemampuan mengomunikasikan gagasan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan Virtual Lab Bahasa Indonesia berbasis REACT–OBE bagi mahasiswa Teknik Informatika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dosen, angket kebutuhan mahasiswa, dan studi dokumentasi. Aspek yang dianalisis meliputi kebutuhan pembelajaran kontekstual, media digital interaktif, aktivitas belajar berbasis praktik, kolaborasi, refleksi, serta keterkaitan pembelajaran dengan capaian pembelajaran mata kuliah. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa membutuhkan lingkungan belajar digital yang mudah diakses, interaktif, dan mampu memfasilitasi pengalaman belajar melalui tahapan Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, dan Transferring. Integrasi prinsip Outcome-Based Education diperlukan agar aktivitas pembelajaran terarah pada pencapaian kompetensi literasi akademik. Dengan demikian, pengembangan Virtual Lab Bahasa Indonesia berbasis REACT–OBE penting dilakukan sebagai dasar inovasi pembelajaran yang kontekstual, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik mahasiswa Teknik Informatika.
Copyrights © 2026