Ringkasan: Latar belakang: Diabetes mellitus tipe 2 adalah kondisi kronis dengan angka kejadian yang terus meningkat, dan dapat menimbulkan risiko komplikasi jika kadar gula darah tidak dijaga agar tetap terkendali. Pengendalian kadar gula darah pada pasien dipengaruhi oleh aktivitas fisik dan kepatuhan terhadap pola makan yang dianjurkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan kepatuhan terhadap pola makan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode: Studi korelasi dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 67 pasien diabetes mellitus tipe 2 yang dipilih melalui sampling total. Instrumen yang digunakan adalah Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) untuk variabel aktivitas fisik, Perceived Dietary Adherence Questionnaire (PDAQ) untuk variabel kepatuhan diet, sedangkan kadar gula darah diukur menggunakan glucometer. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden melakukan aktivitas fisik sedang, kurang patuh terhadap pola makan, dan memiliki kadar gula darah yang tidak normal. Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kadar gula darah (p = <0,001), serta antara kepatuhan terhadap pola makan dan kadar gula darah (p = <0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kadar gula darah, serta antara kepatuhan diet dan kadar gula darah. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi pasien mengenai pentingnya aktivitas fisik dan kepatuhan diet sebagai bagian dari upaya pengendalian diabetes tipe 2. Saran: Pasien diabetes mellitus tipe II disarankan lebih rutin beraktivitas fisik dan patuh terhadap diet untuk mengontrol kadar gula darah.
Copyrights © 2026