Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi jagung giling dengan tepung kulit pisang fermentasi (KPF) pada berbagai tingkat dalam pakan konsentrat serta penambahan Zn biokompleks terhadap kinerja produksi sapi. Sebanyak 12 ekor sapi berumur 2 tahun dengan bobot badan berkisar antara 130,5 hingga 173,5 kg (rata-rata 153,33 kg; koefisien variasi 7,8%) digunakan dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P0: pakan konsentrat tanpa substitusi (kontrol) + 65 mg Zn biokompleks; P1: pakan konsentrat dengan substitusi jagung giling oleh KPF sebesar 25% + 65 mg Zn biokompleks; P2: pakan konsentrat dengan substitusi jagung giling oleh KPF sebesar 50% + 65 mg Zn biokompleks; dan P3: pakan konsentrat dengan substitusi jagung giling oleh KPF sebesar 75% + 65 mg Zn biokompleks. Parameter yang diamati adalah kinerja produksi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P > 0,05) terhadap seluruh parameter kinerja produksi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung kulit pisang fermentasi sebagai substitusi jagung giling dalam pakan konsentrat hingga level 75%, yang disertai penambahan Zn biokompleks, menghasilkan kinerja produksi yang sebanding dengan pakan tanpa substitusi pada sapi penggemukan. Kata kunci: kinerja produksi, konsentrat, KPF, sapi, Zn biokompleks
Copyrights © 2026