Ketersediaan pakan yang rendah di padang penggembalaan Sumba berdampak pada penurunan produktivitas sapi Sumba Ongole (SO). Penyediaan pakan berkualitas serta pemanfaatan limbah pertanian menjadi kunci pemenuhan kebutuhan nutrisi ternak. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas complete feed block (CFB) berbasis bahan pakan lokal melalui uji in vitro. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Kawangu dan Laboratorium Kimia Pakan Universitas Nusa Cendana pada Juli–September 2025. Bahan pakan meliputi hay rumput odot, hay biomassa sorgum, tepung ubi kayu, hay gamal, hay kehi, dan mineral, dengan perekat tepung ubi kayu (10%) dan formulasi isoprotein. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu P0 (0%), P1 (5%), P2 (10%), P3 (15%), dan P4 (20%). Parameter yang diamati meliputi kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan bahan organik (KcBO), pH, NH₃, dan VFA. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Duncan. Hasil menunjukkan perbedaan nyata (P<0,05) pada semua parameter, dengan kisaran KcBK 60–67%, KcBO 57–65%, pH 6,7–7,0, NH₃ 5,2–6,4 mM, dan VFA 75–83 mM. Perlakuan dengan biomassa sorgum memberikan hasil lebih baik dibandingkan dengan tanpa biomassa sorgum. Nilai terbaik terdapat pada P1 dengan KcBK 65,75%, KcBO 62,28%, pH 6,70, NH₃ 6,41 mM, dan VFA 82,60 mM. Disimpulkan bahwa biomassa sorgum berpotensi sebagai substitusi rumput odot dalam pakan komplit blok untuk sapi penggemukan. Kata kunci: biomassa sorgum, complete feed block, rumput odot, sapi Sumba Ongole, uji in vitro
Copyrights © 2026