Ayam ras petelur memiliki potensi produksi telur yang tinggi sehingga memerlukan manajemen nutrisi yang optimal untuk mencapai performa maksimal. Pemberian probiotik, khususnya Saccharomyces cerevisiae, dapat meningkatkan kesehatan saluran pencernaan, efisiensi pemanfaatan pakan, serta produktivitas telur. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan probiotik Saccharomyces cerevisiae terhadap performa ayam petelur di CV Global Buwana Farm. Penelitian menggunakan 20 ayam Hy-Line Brown dengan umur 88–91 minggu. Penelitian ini menggunakan probiotik Saccharomyces cerevisiae dan terbagi menjadi 4 perlakuan, yaitu P1 kontrol, P2 diberi probiotik 0,5%, P3 diberi probiotik 1%, dan P4 diberi probiotik 1,5%. Parameter yang diamati yaitu konsumsi pakan, produksi telur harian, efisiensi pakan, berat badan, serta kualitas eksternal dan internal telur. Analisis data menggunakan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik pada level 1% memberikan respons terbaik, ditandai dengan peningkatan hen day production dan perbaikan feed conversion ratio. Beberapa aspek kualitas telur juga mengalami peningkatan meskipun tidak menunjukkan perbedaan signifikan antarperlakuan. Penambahan berat badan ayam relatif stabil pada semua kelompok perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa Saccharomyces cerevisiae berpotensi mendukung efisiensi pemeliharaan dan produktivitas ayam petelur, sehingga dapat menjadi alternatif untuk peningkatan performa produksi di CV. Global Buwana Farm. Kata kunci: ayam petelur, efisiensi pakan, kualitas telur, produksi telur, Saccharomyces cerevisiae
Copyrights © 2026