Inseminasi buatan adalah teknologi reproduksi yang dilakukan dengan memasukkan semen dari pejantan unggul, baik dalam bentuk cair maupun beku, ke dalam saluran reproduksi ternak betina menggunakan insemination gun. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas genetik, populasi, dan produktivitas ternak. Tujuan penelitian yaitu mengetahui performa IB pada sapi grade Limousin di Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur. Penelitian dilaksanakan pada Juni-Agustus 2025, melibatkan 88 peternak sebagai responden. Metode yang digunakan yaitu survei, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk mengetahui performa inseminasi buatan melalui parameter yang dilihat, yaitu S/C, CR, NRR dan CI. Hasil penelitian didapatkan performa IB pada sapi Limousin S/C = 1,6, CR = 46,08%, NRR = 46,08% dan CI = 392 hari. Kesimpulannya adalah kualitas reproduksi ternak betina di daerah pengamatan kurang baik. Kurang optimalnya tingkat keberhasilan disebabkan oleh kurangnya pengetahuan peternak mengenai reproduksi, birahi ternak, waktu IB, dan kesehatan pada ternak. Kata kunci: calving interval, conception rate, inseminasi buatan, non-return rate, service per conception
Copyrights © 2026