Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa ayam broiler yang dipelihara menggunakan teknologi slat koloni dibandingkan dengan sistem pemeliharaan non-koloni dalam upaya meningkatkan efisiensi pakan yang diukur melalui nilai Feed Conversion Ratio (FCR). FCR merupakan salah satu indikator utama efisiensi penggunaan pakan yang berpengaruh langsung terhadap biaya operasional dalam usaha peternakan ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di Farm X dengan menggunakan 12.000 ekor ayam broiler strain Cobb yang dipelihara dalam sistem closed house menggunakan slat plastik. Parameter yang diamati meliputi Average Body Weight (ABW) dan FCR selama lima periode pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi slat koloni mampu meningkatkan performa pertumbuhan ayam broiler, yang ditunjukkan oleh rata-rata ABW sebesar 1,98 kg dan nilai FCR rata-rata sebesar 1,40. Penggunaan slat plastik juga memperbaiki kondisi lingkungan kandang dengan menjaga kebersihan, mengurangi kelembapan, serta meningkatkan kenyamanan ayam, sehingga berdampak positif terhadap efisiensi penggunaan pakan. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi slat koloni berpotensi menjadi alternatif sistem pemeliharaan yang efektif untuk meningkatkan efisiensi pakan dan produktivitas ayam broiler. Kata kunci: ayam broiler, efisiensi pakan, feed conversion ratio, pertumbuhan, slat koloni
Copyrights © 2026