Penggunaan kontrasepsi suntik Depo Medroxy Progesterone Acetate (DMPA) dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping berupa peningkatan tekanan darah yang berpotensi menyebabkan hipertensi. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah konsumsi jus melon yang kaya akan kalium, magnesium, vitamin C, antioksidan, dan kadar air tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian jus melon terhadap penurunan tekanan darah pada akseptor KB suntik Depo Medroxy Progesterone Acetate (DMPA) di TPMB Yunida Istikasari, S.ST Kabupaten Tangerang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 100 akseptor KB suntik DMPA, dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran tekanan darah dilakukan menggunakan tensimeter sebelum dan sesudah pemberian jus melon sebanyak 300 ml dua kali sehari selama tujuh hari. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Paired t-test setelah memenuhi uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik menurun dari 148,00 mmHg menjadi 110,30 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah diastolik menurun dari 83,33 mmHg menjadi 72,20 mmHg. Hasil uji Paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pemberian jus melon terhadap penurunan tekanan darah pada akseptor KB suntik DMPA. Dapat disimpulkan bahwa pemberian jus melon efektif menurunkan tekanan darah pada akseptor KB suntik Depo Medroxy Progesterone Acetate (DMPA). Jus melon dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi nonfarmakologis pendamping dalam pengendalian tekanan darah pada akseptor KB hormonal.
Copyrights © 2025