Radar cuaca berperan sebagai komponen utama dalam penyelenggaraan layanan observasi dan peringatan dini di bidang meteorologi, sehingga keandalannya tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kualitas tata kelola pengadaan dan mekanisme penerimaan sistem sebelum dioperasikan. Meskipun acceptance testing telah digunakan sebagai mekanisme penerimaan sistem, pendekatan tersebut sering diperlakukan sebagai tahapan administratif di akhir proyek dan belum sepenuhnya diposisikan sebagai instrumen manajemen risiko. Penelitian ini memformulasikan perspektif verifikasi–validasi, manajemen risiko, dan pengelolaan mutu proyek menjadi suatu kerangka uji penerimaan berjenjang yang sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pengujian berlapis mencegah akumulasi risiko teknis hingga fase operasional, serta mengurangi potensi rework dan eskalasi biaya.
Copyrights © 2026