Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis klaster spasial pedagang ikan bakar di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, menggunakan pendekatan Local Indicators of Spatial Autocorrelation (LISA). Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan teknik sensus terhadap seluruh pedagang ikan bakar. Data yang dianalisis meliputi gaji, pendidikan, omzet, laba, penjualan online, dan pembiayaan, serta data spasial lokasi usaha. Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS) dan perangkat lunak GeoDa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah tidak memiliki keterkaitan spasial yang signifikan, dengan klaster yang terbentuk relatif terbatas dan didominasi oleh klaster Low–Low dan High–Low. Nilai indeks Moran yang mendekati nol menunjukkan lemahnya autokorelasi spasial, sehingga persebaran pedagang ikan bakar cenderung bersifat acak.
Copyrights © 2026