Pencapaian agenda Sustainable Development Goals (SDGs) ke-17 memerlukan kapasitas kelembagaan yang kuat, salah satunya melalui Infrastruktur Mutu Nasional (IMN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas dan sinergi perencanaan anggaran pada Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu dalam memperkuat IMN serta kontribusinya terhadap kemitraan global. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur (library research), menggunakan data sekunder berupa Laporan Kinerja (LAPKIN) 2025 dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA-K/L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Direktorat mencatatkan performa sangat positif dengan Indeks Kendali Mutu mencapai 75,59% (107,98% dari target) dan realisasi anggaran yang sangat efisien sebesar 99,58%. Sinergi anggaran terwujud melalui partisipasi aktif dalam forum internasional dan harmonisasi standar yang meningkatkan daya saing nasional. Namun, tantangan berupa program yang masih bersifat sektoral dan keterbatasan integrasi sistem informasi perlu diperkuat melalui mekanisme KRISNA dan Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP). Kesimpulannya, sinergi perencanaan anggaran yang efektif bukan sekadar persoalan administratif, melainkan fondasi strategis dalam meningkatkan produktivitas nasional dan memenuhi komitmen pembangunan berkelanjutan global.
Copyrights © 2026