Prevalensi Diabetes Mellitus (DM) di Indonesia terus meningkat, termasuk di Batam, yang dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup dan rendahnya pengendalian kadar gula darah pada pasien. Kondisi ini tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan pasien, perilaku pengelolaan penyakit, dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan pasien, perilaku pasien, dan dukungan keluarga terhadap pengendalian kadar gula darah pada pasien DM di Puskesmas Lubuk Baja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik total sampling terhadap seratus tujuh pasien DM. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan pasien, perilaku pasien, dan dukungan keluarga masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian kadar gula darah, baik secara parsial maupun simultan. Model penelitian juga menunjukkan kemampuan penjelasan yang kuat terhadap variasi pengendalian gula darah pasien. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi kesehatan yang berkelanjutan, perubahan perilaku hidup sehat, dan keterlibatan keluarga sebagai bagian integral dalam pengelolaan DM di tingkat pelayanan kesehatan primer.
Copyrights © 2026