Manajemen laba menjadi isu penting dalam dunia akuntansi yang kerap memunculkan dilema etis. Dalam konteks Islam, praktik ini seharusnya tunduk pada prinsip syariah yang menekankan kejujuran, keadilan, dan kemaslahatan. Artikel ini mengkaji pendekatan Khalifatulfil Ard dalam manajemen laba, yang menekankan tanggung jawab moral sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini dilakukan melalui kajian literatur dengan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Khalifatulfil Ard dapat menjadi landasan etis dalam praktik manajemen laba melalui penerapan prinsip amanah, kejujuran (siddiq), keadilan (al-adalah), dan kemaslahatan (maslahah). Pendekatan ini mendorong transparansi pelaporan keuangan dan mengurangi praktik manipulatif dalam entitas bisnis syariah. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan akuntansi syariah dengan menawarkan model konsep Khalifatulfil Ard sebagai landasan etis dalam praktik manajemen laba
Copyrights © 2026