Perkembangan layanan financial technology, termasuk S-Pinjam Shopee, telah memperluas akses pembiayaan bagi mahasiswa, tetapi kemudahan tersebut juga dapat meningkatkan risiko pengelolaan keuangan yang kurang sehat ketika disertai paparan promosi digital dan gaya hidup konsumtif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh promosi digital dan gaya hidup terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa pengguna S-Pinjam Shopee di FEBI UIN STS Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 90 responden, sedangkan hubungan antarvariabel dianalisis melalui regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi digital dan gaya hidup masing-masing berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan sebagian besar variasi pengelolaan keuangan responden. Temuan ini mengindikasikan bahwa intensitas promosi digital dan pola konsumsi mahasiswa merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku keuangan pengguna pinjaman daring. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan literasi keuangan, pengendalian konsumsi, dan edukasi mengenai penggunaan kredit digital secara bertanggung jawab di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026