Usaha mikro berperan krusial dalam menggerakkan perekonomian lokal, menciptakan kesempatan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, pelaku usaha mikro di Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa masih menghadapi berbagai kendala dalam produktivitasnya. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh modal, tenaga kerja, teknologi, pendidikan, dan akses kredit terhadap produktivitas usaha mikro di Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 135 pelaku usaha mikro di Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling proporsional, dan analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan software IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas usaha mikro di Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa, akses kredit berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan tenaga kerja, teknologi, dan pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usaha mikro di Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa. Secara simultan, modal, tenaga kerja, teknologi, pendidikan, dan akses kredit berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usaha mikro di Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa. Variabel independen mampu menjelaskan produktivitas usaha mikro sebesar 32%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa kebijakan pengembangan usaha mikro perlu diarahkan pada penggunaan modal yang lebih produktif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta penggunaan kredit yang lebih rasional dan produktif.
Copyrights © 2026